COACH BIMA SAKTI BERI BANTUAN BOLA SSB GARUDA YUNIOR PEKANBARU

Pekanbaru. Hari Selasa 27/02/2024 sore lapangan sepakbola Rambutan yang merupakan tempat latihannya SSB Garuda Junior, mendapat kunjungan dari pelatih tim nasional junior Indonesia coach Bima Sakti.
Kedatangan coach Bima Sakti disambut dengan sangat riang gembira oleh seluruh anak – anak SSB Garuda junior yang sedang berlatih sore itu di bawah arahan coach Endra Jaya dan Coach Hasan Basri.
Bima Sakti memang telah lama menjadi idola bagi penggemar sepakbola Riau, mantan pemain PSPS Pekanbaru ni dengan kepribadiannya yang ramah cepat akrab berkomunikasi dengan para orang tua dari SSB Garuda Junior yang mendampingi anak – anaknya latihan saat itu.
Ketika melakukan dialog dengan anak – anak SSB Garuda Junior, Bima Sakti dengan ramah dan sabar melayani pertanyaan yang di ajukan serta tak lupa menyelipkan motivasi dan wejangan yang berguna bagi anak – anak ke depannya.
Dalam kesempatan ini tak lupa coach Bima Sakti menekankan pada anak – anak untuk selalu menerapkan prinsip bekerja keras dalam latihan walau siapapun pelatih yang memimpin latihan.
"Ketika dalam pertandingan tak di mainkan oleh pelatih, maka berlatihlah dengan lebih giat agar ketika diberi kesempatan bermain, si pemain bisa memberikan kontribusi bagi permainan", jelas Bima lagi.
Pelatih yang akrab dipanggil dengan sapaan coach Bima ini juga menceritakan kisah nya sampai terkenal.
"Bahwa dulunya saya juga pernah gagal atau tak terpilih dalam tim Persiba junior yang akan mengikuti salah satu even di saat itu. Tapi saya tak patah semangat, coach tetap berlatih dengan lebih giat sehingga akhirnya di pilih oleh PSSI menjadi pemain PSSI PRIMAVERA yang akan menjalani latihan di Italia", terang Coach Bima mengenang masa kecil nya.
Selain kerja keras, coach Bima juga menekankan agar anak – anak selalu perlu menjalankan ibadahnya dengan baik.
"Bagi yang beragama islam, jalankan shalatnya dengan baik. Karena ibadah dengan baik akan menjadi pembeda dari hasil kerja keras", kata Bima menekankan ucapkan nya.
“Selain pentingnya kerja keras dan ibadah juga diperlukan niat yang kuat untuk menjadi pesepakbola yang baik ,” lanjut Coach Bima.
Kalau dulunya Coach Bima meniatkannya buat menyenangkan orang tua, bisa menaikkan haji oran tua, karena orang tua sudah berkerja keras agar coach Bima bisa menjadi pemain bola, bapak selalu mengantar dengan vespa ketika akan latihan, cerita coach Bima seraya mengingat kenangan masa kecilnya.
Di akhir ceritanya, coach Bima Sakti mengucapkan selamat buat tim SSB Garuda Junior usia 12 tahun (2012) yang baru saja menjadi juara satu di Turnamen Liga Sentra Indonesia zona Riau. Walau SSB ini baru didirikan tapi telah mampu mengukir prestasi. Juara itu hanya bonus kata coach Bima, perjalanan masih panjang maka harus tetap latihan lebih giat.
Sebelum berpisah coach Bima Sakti menyerahkan Bola kepada SSB garuda Junior sebagai bagian dari program FIFA School untuk menyemarakkan pembinaan sepakbola.
Coach Bima Sakti berharap dengan di serahkannya bola ini, dapat untuk lebih membuat anak – anak SSB Garuda Junior lebih semangat dan lebih giat berlatih sehingga bisa membuat orang tuanya bangga.
(Abhe Wahyudi)


Wartawan






