Inilah Profil Mardiansyah (Calon) Ketum Alumni Universitas Bung 2026-2031

Inilah Profil Mardiansyah (Calon) Ketum Alumni Universitas Bung 2026-2031
Ir. Mardiansyah, ST MT MBA IPU

Padang Sumatera Barat. MUSYAWARAH Besar (MUBES) Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) akan diadakan 10-12 April 2026 di Universitas Bung Padang (UBH) Ulak Karang Kampus 1.

Alek Gadang Alumni ini menentukan sekali kepemimpinan Alumni 5 tahun kedepan. Dan program yang akan dijalankan sejak alumni Bung Hatta berdiri (1986). 

Diantara calon Ketua Umum Alumni, Mardiansyah (1978) siap ikut serta dalam pesta demokrasi Alumni UBH. Alumnus Bung Hatta Jurusan Sipil Angkatan 1996 ini pernah jadi asisten dosen dan pertukaran mahasiswa ke Jerman 2002.

Mardiansyah Kelahiran Bandung dari Bapak  Pariaman dan ibu Sumedang Jawa Barat dimulai pendidikan di TK Aisyiah Astratek Ulak Karang, SD Negeri 06 Lapai Ulak Karang, SMP Negeri 25 Lolong Padang, SMA Negeri 3 Padang Gunung Pangilun lalu masuk Universitas Bung Hatta Jurusan Teknik Sipil BP. 1996.

"Alumni Bung Hatta mempunyai keunggulan secara perorangan dan kuat secara finasial karena pada umumnya berhasil di bidangnya. Serta jumlah alumni yang besar sejak berdirinya Bung Hatta 1981", kata Mardiansyah memulai percakapan dengan Media riaupdate yang sekarang menjabat sebagai direktur operasi 2 PT Hutama Karya.

"Kita bisa kuat jika kita (alumni UBH) berkoneksi terpusat. Dan sistem ini jelas. Dimulai dari kampus, lalu alumni, kemudian kekuatan ekonomi dan kembali lagi ke kampus. Karena program alumni bukan program sesaat tapi siklus yang berlanjut, siapapun ketua umum alumni nya", papar Mardiansyah.

Mardiansyah yang memulai karier di PT Hutama Karya sebagai pegawai kontrak 2006 dan diangkat resmi pada tahun 2014. Dan 2018 diangkat sebagai pegawai struktural. Sekarang jadi Direktur Operasi 2 PT Hutama Karya.

"Kembalinya kita ke kampus bukan asal - asalan, tapi karena jiwa korsa dan persaudaraan yang kuat satu alumni sejak Alumni Universitas Bung Hatta ditorehkan 1986 sampai 2026. Karena alumni Universitas Bung Hatta bisa lagi tidak dipandang sebelah mata, asset dari jumlah yang banyak, banyak pejabat, banyak pengusaha, banyak profesional dan akademisi. Tidak ada yang kurang bagi kita"., jelas Mardiansyah.

"Jadi membangun graha Bung Hatta harus dilakukan sehingga program alumni bukan program satu periode atau bukan kegiatan sesaat. Tapi adanya tercipta nilai. Sehingga Alumni jadi naik kelas dari komunitas menjadi ekosistem", papar Mardiansyah yang biasa dipanggil Dian. (Adv)